SEKILAS INFO
: - Tuesday, 25-01-2022
  • 1 minggu yang lalu / Keluarga besar SMPN 1 Batujajar mengucapkan selamat dan sukses atas lulusnya Bapak dan Ibu Guru Honorer SMPN 1 Batujajar menjadi ASN PPPK Tahun 2021, semoga amanah dan semoga kualitas para pendidik dan yang dididik saat ini menjadi lebih baik dan berkualitas. 
  • 1 bulan yang lalu / Tinggalkan mental pejabat, utamakan mental pelayan. Jadilah abdi negara bukan abdi golongan. Dirgahayu KORPRI ke-50
  • 2 bulan yang lalu / Selamat Hari Pahlawan, teman-teman! Jangan lupa kalau kamu juga bisa jadi pahlawan untuk orang sekitarmu. Yuk, jadi pahlawan untuk sesama di masa pandemi ini!
Karya Fiksi Siswa (Cerpen)

SMPN1BATUJAJAR.sch.id

JANJI SAHABAT

Karya: Damayanti Mutiara

Bagiku sahabat adalah segalanya,dia adalah orang pertama yang menghiburku di saat aku sedang bersedih, seseorang yang sangat berarti untuk ku,sebenarnya banyak sekali yang ingin berteman dengan ku di kelas, sayang nya mereka hanya ingin memanfaatkan kepintaran dan kebaikan ku, mereka berteman denganku hanya untuk membantu mereka mengerjakan PR atau tugas yang mereka anggap susah. Tetapi aku cukup beruntung masih memiliki dua orang sahabat yaitu Dhista dan Nadhifa.

Perkenalkan namaku Mutiara, aku adalah seorang siswi dari salah satu sekolah SMPN di Bandung. Aku memang di ketahui teman teman lain sebagai siswi yang pintar, oleh karena itu banyak sekali yang ingin bersahabat dengan ku.

” Mutia, aku boleh meminjam bukumu yang berjudul 10 ways being you?” tanya Dhista,”Tentu”jawabku sambil mengeluarkan buku nya dari tas ku.Saat ini adalah waktu istirahat,Dhista dan Nadhifa duduk dan makan bersama aku.”Ku kembalikan 5 hari lagi,yah,hari Rabu,”kata Dhista,” iya,hari apa aja boleh asal jangan rusak,ya,”kataku”iya,iya”jawab Dhista,”Mut,kamu mendapatkan buku itu dari mana?” Tanya Nadhifa”oh,aku mendapatkan buku itu dari kakaku sebenarnya buku itu sudah agak lama,”jelas ku,”oooohh” seru Nadhifa.

Sudah seminggu semenjak Dhista meminjam buku nya,”Hai,Mutia ku kembalikan bukumu waktu istirahat ya,”kata Dhista aku mengangguk mengiyakan.”Dhista,temani aku ke ruangan guru sebentar,ya!”seruku saat istirahat.”Bagaimana dengan Nadhifa?”tanyanya,”Dia sedang mengerjakan tugas yang belum selesai,”jelasku,”Oh, ayo!”kata Dhista.

Kami segera berjalan ke ruang guru dengan langkah yang cepat,setelah selesai urusan ku di ruang guru kami pun bergegas kembali ke kelas,tiba tiba saja”Mut,” seru Dhista panik”kenapa Dhis?”tanyaku cemas”buku mu kenapa tidak ada di tas ku,”seru Dhista yang kelihatan begitu panik dan khawatir”Kita cari sama sama,yuk!”ajak ku,”Ok,”seru Dhista dan Nadhifa.Tiba tiba datanglah Fasha,”Nadhifa mungkin ada di dalam tas kamu,atau mungkin bisa juga di dalam tas kamu Dhista,”kata Fasha,aku segera mengecek tas ku tidak ada,”Ahh,,,,,bukunya ada di dalam tasku,”kata Nadhifa,”Kamu mengambilnya?”tanya Dhista,aku hanya diam terpaku tidak mungkin sahabat ku yang sangat aku percayai mencuri buku milik ku,”Tidak,aku tidak mencuri nya, buku ini tiba tiba ada di dalam tas ku,”seru Nadhifa,”Bohong,buktinya sudah cukup bukan,sudah jelas buku nya ada dalam tas kamu Nadhifa,tidak mungkin kan buku itu bisa berjalan sendiri ke tas kamu,”seru Fasha,”kamu benar mencurinya?”tanyaku masih tidak percaya,Nadhifa menggelengkan kepalanya, sebenarnya aku berpikir mana mungkin sahabat baik ku melakukan hal itu padaku,”masa,kamu masih tidak percaya sudah jelas bukti nya kan?”seru Fasha.

Sejak kejadian itu Aku dan Dhista mulai menjauh dari Nadhifa,akhirnya Nadhifa pun di jauhi oleh teman teman yang lain.

Suatu hari ketika aku melewati kantin,aku mendengar Fasha sedang bicara dengan Sahabatnya,”Anggi,kamu tau sebenarnya aku yang mengambil dan menaruh buku Mutia ke dalam tas Nadhifa,aku hanya ingin membalas dendam,pada kejadian waktu itu,”jelas Fasha”jadi bukan Nadhifa?”tanya Anggi”bukan,tapi janji jangan beritahu siapa siapa,yah!”pinta Fasha pada sahabatnya itu,”balas dendam,kenapa?”tanya Anggi,”yah,karena waktu SD,dia pernah melaporkan aku pada guru karena aku telah mendorong teman nya,”jelas Fasha”biarlah dia sekarang merasakan nya”lanjut Fasha.

Brak,,,,ku pukul meja Dimana mereka sedang asik berbicara,”jadi,kamu memfitnah Nadhifa?”tanyaku pada Fasha,”M,,mutia,,,,”seru Fasha kaget”aku tidak akan melaporkan nya pada guru,tetapi kamu harus meminta maaf pada sahabatku Nadhifa,dan menjelaskan semua kejadian ini pada teman teman yang lain,”seru ku kesal,”ba,,,ba,,ikalah,tapi kamu harus janji kalau kamu tidak akan melaporkan ku ke guru”Ujar Fasha penuh cemas.

Kemudian Fasha pun meminta maaf kepada Nadhifa dengan penuh rasa penyesalan”Nadhifa,aku minta maaf,ya”seru nya”iya, aku sudah memaafkan mu” jawab Nadhifa yang terlihat lebih santai karena masalah nya sudah berakhir.

Sejak saat itu, Nadhifa kembali ceria dan di terima oleh teman teman,semua teman teman meminta maaf pada Nadhifa atas kejadian itu termasuk Aku dan Dhista karena sudah tidak percaya kepadanya dan telah menyalahkan nya. Setelah kejadian itu Aku,Dhista dan Nadhifa pun kembali bersahabat dan sekarang di tambah dengan Fasha juga Anggi,”Aku ingin memberikan ini,”kata Fasha sebagai permintaan maaf,ia memberikan sebuah gelang yang bertuliskan BFF yang berarti Best Frend Forever kepada kami.Dalam hatiku,aku berjanji tidak akan mudah percaya pada kata kata orang lain dengan sembarangan dan menuduh sahabatku lagi,

Bagiku persahabatan adalah segalanya,yang terindah adalah ketika kita memiliki sahabat yang sangat sayang dan peduli terhadap kita.

TINGGALKAN KOMENTAR

MAP SEKOLAH